NAVIGATION

TREDNING POSTS

1 Flash News | News flash

Citi Indonesia Luncurkan Citi Simplicity

2 Articles | Flash News | Health | Lifestyle | News flash

Mitos Utama dalam Diet

3 Directories

Lima Film Horor Hollywood Terlaris

17 Friday, November 2017

REVOLUSI SHOPEE BAGI M-COMMERCE INDONESIA

REVOLUSI SHOPEE BAGI M-COMMERCE INDONESIA

6

 

Sebagai salah satu pendatang baru di dunia marketplace, Chris memiliki keyakinan kuat bahwa Shopee mampu bertahan di tengah persaingan mobile marketplace. Indonesia dinilai menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce yang cukup pesat.
Chris menilai potensi pasar e-commerce Indonesia cukup menjanjikan untuk dapat menghasilkan keuntungan di masa depan. Hal ini yang menjadi pendorong Shopee untuk berinvestasi di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan tingginya nilai pertumbuhan ekonomi di Tanah Air, khususnya di
bidang m-commerce.
Strategi Shopee menjadi market leader

Shopee merupakan bagian dari Garena, provider platform internet terbesar di Asia Tenggara dengan
valuasi lebih dari US$3.75 miliar. Pendanaan terakhir ialah sebesar US$170 juta atau sekitar Rp2,2 triliun
yang sebagian besar diinvestasikan untuk pengembangan Shopee. Namun menurut Chris, pendanaan yang kuat saja tidak cukup untuk bertahan di industri ini.

Pengelolaan yang baik dan cermat pun begitu penting. Dengan pengalaman yang dimilikinya di bisnis
e-commerce, memacunya untuk terus mengembangkan Shopee menjadi market leader di Indonesia.
“Dengan pengalaman serta pemahaman yang kami miliki di pasar Indonesia, kami percaya bahwa kami
dapat bertahan di industri ini. Kami juga terus memperbaiki diri kami agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia,” ujar Chris saat berbincang dengan Market+.
Cermat dalam menginvestasikan dana menjadi kunci bagi Shopee untuk terus bertahan. Chris mengatakan,
untuk lebih mendapatkan hasil yang signifikan, Shopee memilih untuk membuat program-program
yang langsung menyasar kepada masyarakat. Salah satunya, program Young Entrepreneurs yang ditujukan
untuk membangun wirausaha muda dan program gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia. “Shopee dalam
menginvestasikan lebih memilih program-program yang direct, yang langsung ke users,” ungkapnya.
Tantangan Shopee di masa depan
Meski memiliki pendanaan yang kuat, mantan Regional Managing Director Zalora itu menilai banyak
tantangan yang dihadapi Shopee ke depannya. Salah satunya ialah membangun sumber daya yang
memiliki kemampuan mumpuni dalam teknologi digital. Chris pun menegaskan terus mendorong Shopee
selalu berinovasi. Banyak tantangan yang kita hadapi di industri marketplace saat ini. Pertama
ialah bagaimana membangun SDM yang mumpuni. Kedua, bagaimana bekerja sama dengan bank-bank
di Indonesia untuk mempermudah pembayaran bagi para pelanggan.

“Kita terus mendorong diri untuk terus berinovasi, bagaimana kita membangun teknologi yang dapat
memberikan solusi,” ungkapnya. Ke depannya, Chris ingin Shopee menjadi mobile aplikasi yang terdepan
dalam menerapkan teknologi termutakhir di bidang m-commerce. Kita ingin mengurangi keterlibatan
manusia di dalam sistem. Dengan begitu, dapat meminimalkan pekerjaan yang dilakukan secara manual.
Kita juga terus mengembangkan tim sehingga dapat meningkatkan pelayanan.
250 ribu transaksi setiap hari melalui Shopee

Hingga saat ini, Shopee telah diunduh sebanyak 20 juta kali di seluruh negara Asia Tenggara yang menjadi
pasar cakupannya, dengan 5 juta unduhan berasal dari Indonesia. Setiap harinya, Shopee memproses
lebih dari 250 ribu transaksi di seluruh wilayah cakupannya, dengan 40% dari transaksi berasal dari Indonesia. Sejak diluncurkan Desember 2015, Shopee telah beroperasi di tujuh negara Asia Tenggara, yaitu Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Taiwan. Untuk memenuhi kebutuhan di seluruh pasar tersebut, aplikasi mobile Shopee tersedia dalam enam bahasa.

 

 

Top