NAVIGATION

TREDNING POSTS

1 Flash News | News flash

Citi Indonesia Luncurkan Citi Simplicity

2 Articles | Flash News | Health | Lifestyle | News flash

Mitos Utama dalam Diet

3 Articles | Business | Community | Digital Marketing | Entrepreneur | Expert | Flash News | HR Management | News flash | Personal Branding

Talent dan Persaingan Global

17 Friday, November 2017

Penyebab Infertilitas

Penyebab Infertilitas

44
Bertambahnya usia sangat berpengaruh pada kesuburan seorang perempuan. Namun pada laki-laki, bertambahnya usia belum memberikan pengaruh yang jelas terhadap kesuburan. Infertilitas baik pada perempuan maupun laki-laki disebabkan oleh berbagai macam faktor. Artikel ini akan membahas mengenai
faktor yang dapat berpengaruh.

1. Gaya hidup

A. Konsumsi Alkohol

Alkohol dikatakan dapat berdampak pada fungsi sel Leydig dengan mengurangi produksi hormon testosteron dan menyebabkan kerusakan pada testis. Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan pada fungsi otak (hipotalamus dan hipofisis).

Konsumsi satu atau dua gelas alkohol, satu sampai dua kali per minggu tidak meningkatkan risiko pertumbuhan janin. Konsumsi alkohol yang berlebihan (3-4 kali sehari) pada laki-laki dapat menyebabkan penurunan kualitas semen.
B. Merokok

Rokok mengandung zat berbahaya bagi oosit (menyebabkan kerusakan oksidatif terhadap mitokondria), sperma (menyebabkan tingginya kerusakan morfologi), dan embrio (menyebabkan keguguran). Kebiasaan merokok pada perempuan dapat menurunkan tingkat fertilitas.

Wanita perokok pasif sebaiknya diinformasikan bahwa rokok dapat menurunkan kesempatan untuk
terjadinya pembuahan. Laki-laki yang merokok sebaiknya diinformasikan bahwa terdapat
hubungan antara merokok dan penurunan kualitas semen
C. Konsumsi Kafein

Konsumsi kafein (teh, kopi, minuman bersoda) tidak memengaruhi masalah infertilitas.

D. Berat Badan
Perempuan yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 29 cenderung memerlukan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan kehamilan. Tindakan menurunkan berat badan pada perempuan yang memiliki IMT > 29 dan mengalami anovulasi akan meningkatkan peluang untuk hamil. Laki-laki yang memiliki IMT > 29. Upaya meningkatkan berat badan pada perempuan yang memiliki IMT < 19 serta mengalami gangguan
haid akan meningkatkan kesempatan terjadinya pembuahan.
E. Olahraga
Olahraga ringan-sedang dapat meningkatkan fertilitas karena akan meningkatkan aliran darah dan status
anti oksidan

F. Stres
Perasaan cemas, rasa bersalah, dan depresi yang berlebihan dapat berhubungan dengan infertilitas, tetapi
belum didapatkan hasil penelitian yang adekuat. Teknik relaksasi dapat mengurangi stres dan potensiterjadinya infertilitas. Berdasarkan studi yang dilakukan, perempuan yang gagal hamil akan mengalami

kenaikan tekanan darah dan denyut nadi, karena stres dapat menyebabkan penyempitan aliran darah ke organorgan panggul.

Suplementasi Vitamin

Konsumsi vitamin A berlebihan pada laki-laki dapat menyebabkan kelainan kongenital, termasuk kraniofasial, jantung, timus, dan susunan saraf pusat. Asam lemak seperti EPA dan DHA (minyak ikan) dianjurkan pada pasien infertilitas karena akan menekan aktifasi nuclear faktor kappa.
Beberapa antioksidan yang diketahui dapat meningkatkan kualitas dari sperma, di antaranya berikut.
Vit.C dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas semen.
Ubiquinone Q10 dapat meningkatkan kualitas sperma. Selenium dan glutation dapat meningkatkan
motilitas sperma. Asam Folat, Zink, dan Vitamin B12 Kombinasi asam folat dan zink dapat
meningkatkan konsentrasi dan morfologi sperma. Kobalamin (Vit B12) penting dalam pembentukan sperma
(spermatogenesis).

G. Obat-obatan

Spironolakton akan merusak produksi testosteron dan sperma Sulfasalazin memengaruhi perkembangan sperma normal (dapat digantikan dengan mesalamin). Kolkisin dan allopurinol dapat mengakibatkan penurunan sperma untuk membuahi oosit. Antibiotik tetrasiklin, gentamisin, neomisin, eritromisin, dan nitrofurantoin pada dosis yang tinggi berdampak negatif pada pergerakan dan jumlah sperma.

Simetidin terkadang menyebabkan impotensi dan sperma yang abnormal. Siklosporin juga dapat menurunkan fertilitas pria.

H. Obat-obat Herbal

Penelitian yang dilakukan di California menemukan bahwa konsumsi obat-obatan herbal dalam jumlah
minimal seperti ginko biloba, dicurigai menghambat fertilisasi, mengubah materi genetik sperma, dan
mengurangi viabilitas sperma.

penurunan kualitas semen sperma, tetapi tidak dapat dipastikan bahwa penggunaan pakaian yang longgar
akan meningkatkan fertilitas.

2. Pekerjaan
Terdapat beberapa pekerjaan yang melibatkan paparan bahan berbahaya bagi kesuburan seorang perempuan
ataupun laki-laki. Setidaknya terdapat 104.000 bahan fisik dan kimia yang berhubungan dengan pekerjaan yang telah teridentifikasi, tetapi efeknya terhadap kesuburan 95% belum dapat diidentifikasi. Bahan yang telah teridentifikasi dapat memengaruhi kesuburan, di antaranya panas, radiasi sinar-X, logam, dan pestisida.
3. Pencegahan dan Penanganan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari atau menurunkan faktor risiko terjadinya infertilitas.

1. Mengobati infeksi yang terjadi pada organ reproduksi. Diketahui bahwa infeksi yang terjadi pada prostat ataupun saluran sperma dapat menyebabkan infertilitas pada laki-laki.

2. Mengobati penyebab infertilitas pada perempuan.

3. Menghindari bahan-bahan yang menyebabkan penurunan kualitas dan jumlah dari sperma dan sel
telur seperti rokok dan alkohol

4. Berperilaku hidup sehat.

5. Pasangan yang menginginkan kehamilan sebaiknya diinformasikan bahwa hubungan seksual dalam 2-3 hari dapat mengoptimalkan fertilitas.

 

 

 

Top