NAVIGATION

TREDNING POSTS

1 Articles | Flash News | Health | Lifestyle | News flash

Mitos Utama dalam Diet

2 Articles | Business | Community | Creative Junkie | Culinary | Culture | Digital Marketing | Directories | Events | Flash News | Lifestyle | News flash | Profesional | Tips

“Communication for Service Excellence&

3 Flash News | News flash | Product Info | Products | Technology

Smartphone Polytron, Lebih Aman dengan T

24 Sunday, September 2017

Ownerless Lifestyle

Ownerless Lifestyle

51

Perilaku masyarakat urban beberapa tahun belakangan mulai bergeser ke era ownerless lifestyle. Meskipun sejak 2013 beberapa media asing mulai menyebut dengan istilah sharing economy, saya lebih suka menyebut tren baru ini sebagai Ownerless Economy, di mana masyarakat semakin efisien dan mulai sadar bahwa tidak perlu memiliki semua hal bila pada kenyataannya bisa disewa saja.

Jika dulu mendengarkan lagu harus mengoleksi kaset atau CD plus dengan perangkat pemutar musik; sekarang ini, kita hanya mengunduh aplikasi di smartphone dan memilih lagu-lagu yang kita suka hanya dengan satu klik. Aplikasi musik streaming seperti Spotify dan Joox sangat diminati oleh kaum urban. Mereka hanya perlu berlangganan

untuk premium dalam jangka waktu tertentu, dan mereka bisa mendengarkan semua koleksi lagu dari tahun ke tahun tanpa gangguan iklan atau promo apa pun.

Tidak hanya di kancah musik, film juga seperti itu. Kemunculan Netflix dan Hooq, misalnya, menjadi alternatif tontonan berjalan dan fleksibel bagi kaum urban yang kerap sibuk dan berkejaran dengan waktu. Lalu, Uber, Gojek, dan Grab yang memungkinkan kita tidak perlu memiliki kendaraan dan sopir pribadi.

Ngomong-ngomong soal sopir pribadi, anak Indonesia tahun lalu juga merilis aplikasi asisten pribadi bernama Yess Boss yang membuat pengguna seperti memiliki asisten pribadi yang siap mengerjakan apa pun perintah si Bos. Tentunya tarifnya jauh berbeda dengan kita mempekerjakan asisten pribadi betulan.
Bahkan hard disk yang dulu kita harus beli dan dibawa ke mana-mana, kini cukup disewa saja. Saya bahkan menyewa di Dropbox dan Google Drive sehingga saya punya dua back-up.

Hampir semua aspek dalam kehidupan kaum urban di Indonesia dan bahkan dunia cenderung ke arah ownerless era. Hal ini bagus, tetapi juga tantangan bagi kita semua agar selalu mencoba mencari celah untuk melakukan inovasi di berbagai hal yang kita lakukan. Sudah terlalu banyak contoh kasus di mana pemimpin pasar akhirnya goyah karena tidak cepat melakukan evolusi.

Top