NAVIGATION

TREDNING POSTS

1 Business | Events | Flash News | News flash | Product Info | Products

Panasonic Hadirkan Commercial AC Divisio

2 Articles | Business | Community | Creative Junkie | Creative Junkie | Digital Marketing | Education | Entrepreneur | Events | Expert | Flash News | HR Management | Lifestyle | Marketing | Marketing | Money & Me | News flash | Profesional | Profile

FINTECH & PERUBAHAN GAYA HIDUP MODE

24 Sunday, September 2017

Menghindari Kekecewaan dalam Memasarkan Produk

Menghindari Kekecewaan dalam Memasarkan Produk

30

Meski dianggap jalur paling praktis untuk menjangkauaudiensi dalam sekejap, memasarkan produk di media sosial belum juga dapat menarik simpati masyarakat. Penjualan produk belum meningkat secara signifikan, padahal kita sudah rutin mempromosikan produk kita. Sebelum makin kecewa dan menyerah, coba untuk
mengidentifikasi penyebab dari kegagalan tersebut.

Tidak Hanya Menarik, tetapi Juga Relevan

Sudah barang tentu bahwa tujuan orang mengakses media sosial
bukanlah untuk membeli suatu produk, melainkan membaca berita terkini atau mendapatkan kabar dari orang-orang terdekat. Alih-alih berjualan, pelaku bisnis sebaiknya berfokus menciptakan konten yang mampu merebut perhatian audiensi sehingga mereka dengan sukarela membagikan ulang konten tersebut.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa konten yang baik tidak hanya menarik, tetapi juga relevan dengan produk.
Jika tidak relevan, besar kemungkinan mereka yang menyukai konten Anda tidak tertarik dengan produk Anda. Strategi yang bisa Anda terapkan ialah mengangkat isu terkini yang sedang hangat diperbincangkan, lalu dikaitkan dengan keunggulan produk Anda.

Berpromosi Tanpa Berinteraksi, Untuk Apa?
Esensi dari memiliki akun media sosial ialah adanya interaksi. Pastikan interaksi dengan calon konsumen
terjalin dengan sebaik-baiknya, termasuk merespons komplain atau keluhan yang dilayangkan ke akun
media sosial brand. Dengan menjawab pertanyaan dari masyarakat seputar produk atau layanan, sejumlah
manfaat yang lebih besar justru bisa Anda terima, seperti reputasi yang baik dan meningkatnya
loyalitas konsumen.
Mengabaikan Pemantauan dan Analisis
Mungkin selama ini Anda menciptakan konten berdasarkan asumsi bahwa audiensi akan menyukai konten
tersebut. Padahal, yang terjadi bisa saja sebaliknya. Merancang strategi pemasaran yang akurat bisa
diwujudkan dengan melakukan pemantauan dan analisis mengenai apa yang diperbincangkan masyarakat
mengenai industri bisnis Anda di media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial ialah wadah masyarakat menyalurkan pemikiran mengenai berbagai topik secara jujur, sehingga pelaku bisnis dapat menciptakan peluang dari sana.
Sebaiknya tidak menyerah terlalu dini bila pemasaran di media sosial tidak membawa hasil sesuai harapan.
Dengan menerapkan hal-hal di atas, niscaya media sosial memberikan dampak baik bagi penjualan produk.

Top