NAVIGATION

TREDNING POSTS

1 Articles | Business | Community | Creative Junkie | Culinary | Culture | Digital Marketing | Directories | Events | Flash News | Lifestyle | News flash | Profesional | Tips

“Communication for Service Excellence&

2 Business | Events | Flash News | News flash | Product Info | Products

Panasonic Hadirkan Commercial AC Divisio

3 Articles | Business | Community | Creative Junkie | Creative Junkie | Digital Marketing | Education | Entrepreneur | Events | Expert | Flash News | HR Management | Lifestyle | Marketing | Marketing | Money & Me | News flash | Profesional | Profile

FINTECH & PERUBAHAN GAYA HIDUP MODE

24 Sunday, September 2017

KENALI BAHAYA DEHIDRASI

KENALI BAHAYA DEHIDRASI

32
Selama ini, banyak yang menganggap dehidrasi karena berolahraga ialah hal sederhana yang mudah ditangani dan tidak berbahaya. Namun tahukah Anda, dehidrasi yang cukup berat dapat mengakibatkan kerusakan organ-organ tubuh, bahkan dapat berujung pada kematian?
Apa yang terjadi pada sistem tubuh kita ketika dehidrasi ?

1. Ginjal
Ginjal adalah organ utama yang mengalami dampak dari dehidrasi. Saat terjadi dehidrasi, ginjal menahan laju produksi urin. Hal ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal dan bahkan memicu terjadinya gagal ginjal.

2. Sistem Jantung dan Pembuluh Darah
Dehidrasi akan menurunkan volume darah yang bersirkulasi dalam tubuh. Apabila dehidrasi yang terjadi terlalu berat, jantung tidak akan mampu mengompensasi hal ini lagi dan gagal untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, terjadi penurunan tekanan darah atau bahkan reaksi shock.
Kekurangan elektrolit juga dapat memicu terjadinya gangguan irama jantung yang juga dapat berujung pada terjadinya reaksi shock.

3. Sistem Neuromuskular (Saraf-Otot)
Elektrolit berperan penting dalam penghantaran sinyal dari saraf ke otot di seluruh tubuh. Apabila terjadi kekurangan elektrolit, maka sistem penghantaran ini akan terganggu dan dapat mengakibatkan kram otot pada kelompok otot tertentu. Atau pada kasus yang lebih berat, kram otot di seluruh tubuh.

4. Sistem Saraf Pusat
Dehidrasi berat dapat menyebabkan penyusutan sel-sel otak. Oleh karena itu, apabila tidak segera ditangani, dehidrasi berat dapat menyebabkan koma dan berujung pada kematian.

Gejala Dehidrasi
Gejala paling awal dari dehidrasi ialah rasa haus. Namun, dehidrasi mungkin telah bertambah berat apabila muncul tanda-tanda berikut.
1. Keringnya cairan pada mata, mulut, serta kulit. Elastisitas kulit juga menurun (apabila kulit dicubit, kembali ke bentuk semula dengan sangat lambat).
2. Sedikit atau tidak ada produksi urin sama sekali.
3. Mata menjadi cekung.
4. Suhu tubuh meningkat.
5. Denyut jantung dan frekuensi napas bertambah cepat.
6. Gangguan kesadaran, mulai dari delirium (kebingungan) hingga koma.
Dehidrasi juga dapat menurunkan performa kita saat berolahraga.

Top